still not getting any

song from kakah mampahe

lahir dengan nama “Kader Dale”, Kakah (kakek dalam bahasa dayak) hidup dan tinggal di kalimantan tengah dengan segala kesederhanaan,  lahir tanggal 2 agustus 1922, beliau adalah kakah yang paling istimewa di dunia bagi saya, banyak cerita tentang tempo dulu beliau ceritakan dengan menarik, tentang sebenarnya bagaimana dan siapa kakah waktu muda, cerita yang masih menempel di benak saya sampai sekarang adalah cerita tentang saat kakah masuk dalam sekolah rakyat, beliau pernah masuk S.R. binaan era jepang ketika sebelumnya masih dalam binaan pemerintah belanda yang di sebut sebagai  volkschool yang kemudian diganti dengan KOKUMIN GAKKO oleh jepang, dimana awalnya beliau sempat hampir diajar oleh para misionaris belanda seperti pendeta, belajar huruf dan bahasa belanda, tetapi invasi jepang atas indonesia pada tahun 1942, menyebabkan ditangkapnya orang orang belanda dan berubah fungsi menjadi sekolah rakyat didikan jepang, pada Kokumi Gakko beliau diajarkan bahasa jepang, dan menulis huruf hiragana dan kanji, lagu kimigayo merupakan lagu wajib yang harus dinyanyikan setiap pagi menjelang sekolah, beliau bercerita bagai mana kerasnya guru guru jepang yang mengajar, karena guru guru tersebut merupakan bagian dari staf militer jepang yang ditugaskan ke garis pasifik yakni kalimantan, sistem belajar yang keras memacu mereka untuk belajar keras, terutama berhitung, kelas tidak diperkenankan bubar sebelum seluruh kelas mengerti, dan tak ada toleransi sama sekali bagi anak nakal atau pengacau kelas, satu satunya pilihan yang harus diterima hanyalah belajar, atau ‘uey” yakni bilah rotan yang siap mengupas kulit murid murid bengal yang sulit di ajar.

Selesai upacara biasanya diikuti dengan  “taiso”, semacam senam kesehatan jepang yang harus diikuti oleh semua murid dengan aba-aba/hitungan bahasa Jepang, ichi, ni, sam,si, dstnya. Hal itu dilakukan teratur setiap pagi dan akan merupakan bagian dari penilaian bagi setiap murid. Harus diakui bahwa senam dibawah sinar matahari pagi secara rutin ini terasa sangat menyehatkan dan menumbuhkan “semangat”, kata kakah dengan tawanya yang renyah,, hal yang sangat sedih bagi saya ketika beliau wafat adalah kenangan ketika beliau menina-bobokan adik ku  dengan lagu jepang saat masih ia belum sekolah, dan saya masih duduk di bangku SD, heran sekali dengan lagu yang dinyanyikan beliau, terakhir baru baliau bercerita, lagu tersebut merupakan kenangan abadi di benaknya, sebab saat upacara pagi, ia lah yang selalu di tunjuk oleh sensei (guru) untuk menyanyikan lagu tersebut dengan lantang, begitu setiap paginya,, “Aku hie aur jari panyanyi” katanya pada ku, sambil tersenyum, sempat terakhir aku minta kakah melapalkannya dan aku mencatatnya liriknya seperti ini

Kimigayo wa
Chiyo ni yachiyo ni”
Sazare-ishi no”
Iwao to narite”
Koke no musu made”

tetapi kadang dengan perih ia bercerita bahwa saat dalam pemerintahan jepang, rakyat sangat sengsara, baju sangat sulit di dapat, demikian pula garam, mata uang yang beredar sangat langka, seperti benggol, polisi jepang juga melarang adanya radio,, hukuman keras bagi siapa pun yang memiliki radio diterapkan, setiap minggu ketua desa harus mengumpulkan beras dari warga desa, tetapi warga tidak kekurangan akal,, lumbung lumbung padi rahasia milik masyarakat masing masing dibuat di tengah hutan rimba sana, orang orang menanam tebu, kopi dan mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan pokok dan saling berdagang dengan bertukar barang (barter).

“aku hamen mudi ta” katanya terakhir yang ku ingat, tepat 2 minggu kemudian beliau menghembuskan nafasnya, beliau dimakamkan di daerah indah di bawah bukit wungkur amau di mampahe, di iringi cuaca yang cerah mendung, bersama tetes air mata anak dan cucunya.. tepat di belakang makam itak, yang telah lama meninggalkan beliau,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: